Lewati ke konten utama

PROFAUNA Edukasi Siswa SD tentang Pelestarian Hutan dan Satwa Liar

Senin, 27 Juli 2026 Ernaz Siswanto
PROFAUNA Edukasi Siswa SD tentang Pelestarian Hutan dan Satwa Liar

Semangat murid-murid SDN Tulungrejo 03 saat menyambut edukasi konservasi dari PROFAUNA Indonesia. Sebagai sekolah yang berbatasan langsung dengan Tahura R. Soerjo, kami percaya bahwa menanamkan rasa cinta alam sejak dini adalah investasi karakter terbaik bagi generasi masa depan.

PROFAUNA Indonesia berkunjung ke SDN Tulungrejo 03, Kota Batu untuk edukasi siswa terkait pelestarian hutan dan satwa liar pada hari Kamis (30/7/2026). Edukasi dilakukan melalui permainan dan presentasi dengan foto-foto terkait fungsi dan manfaat hutan.

Sekitar 120 siswa kelas 5 dan 6 dengan antusias mengikuti kegiatan edukasi tersebut. Keriuhan muncul ketika ditampilan foto-foto lutung jawa (Trachypithecus auratus), siswa berebut menjawab ketika ditanya siapa yang pernah ketemu lutung jawa. Ada banyak siswa yang mengaku pernah melihat lutung jawa di daerah Cangar yang masuk kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.

SDN Tulungrejo 03 adalah sekolah yang dekat dengan kawasan Tahura R Soerjo. Di sekitar sekolah mereka terbentang hutan Tahura yang menjadi habitat lutung jawa. Hutan juga erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat, karena sumber air utama juga berada di dalam kawasan hutan.

Antusias anak-anak menyaksikan Edukasi Satwa. Suasana kelas mendadak meriah saat anak-anak berebut menceritakan pengalaman mereka melihat Lutung Jawa di kawasan Cangar. Lewat pendekatan yang interaktif, 120 siswa belajar memahami pentingnya menjaga habitat satwa liar dan kelestarian sumber air di sekitar mereka.

“PROFAUNA kembali melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah yang dekat hutan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa tentang konservasi hutan. Ini penting, karena mereka adalah generasi muda penerus bangsa yang diharapkan akan peduli untuk menjaga kelestarian hutan dan satwa liar,” kata Direktur Edukasi PROFAUNA Indonesia Made Astuti.

Hutan bukan sekedar pohon, namun mempunyai peran vital yang lebih luas seperti sumber oksigen dan pusat keragaman hayati. Selain itu ada banyak sumber air yang berasal dari hutan. Air ini dimanfaatkan warga untuk pertanian dan kebutuhan air bersih sehari-hari.

Kepala Sekolah SDN Tulungrejo 03 Ernaz Siswanto mengatakan, “Kami senang dengan kehadiran tim PROFAUNA ke sekolah kami, karena isu pelestarian hutan ini sangat penting untuk dipahami oleh anak didik kami”

Kepala Sekolah berfoto bersama tim PROFAUNA Indonesia. Terima kasih kepada PROFAUNA Indonesia atas sinergi yang luar biasa dalam menghadirkan pembelajaran berbasis lingkungan hidup di sekolah kami. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga peduli pada kelestarian alam.

SDN Tulungrejo 03 juga siap untuk kedepannya menjalin kerja sama yang lebih erat lagi dengan PROFAUNA dibidang pendidikan terkait konservasi hutan dan satwa liar. Hal ini tidak terlepas dari lokasi sekolah yang dekat dengan hutan dan sebagian besar mata pencaharian wali murid yang bertani dekat kawasan hutan.

PROFAUNA Indonesia akan terus melanjutkan program edukasi ini ke sekolah-sekolah lain yang ada di sekitar hutan. Program ini bersifat sosial, tidak ada biaya yang dikeluarkan oleh sekolah. Ini bagian dari komitmen PROFAUNA untuk berbagi pengetahuan tentang konservasi hutan kepada generasi muda.

Berita Lainnya